Grup musik asal kota pahlawan ini mengawali karir dengan bermain musik bersama di lingkungan seputar kampus, berbagai event, maupun di pub-pub. Sempat menamakan diri SODA, grup ini kemudian resmi mengibarkan nama PADI pada tanggal 8 April 1997 dengan formasi personil: FADLY (Vocal), PIYU dan ARI (Guitar), RINDRA (Bass), dan YOYO (Drum). Karir musik PADI mulai bersinar saat mereka masuk dalam jajaran kompilasi Indie-Ten, produksi Sony Music Indonesia. Walaupun hanya dengan satu single berjudul SOBAT, tetapi PADI mampu membuktikan bahwa musiknya dapat diterima oleh pencinta musik Indonesia. Bulan Agustus 1999, Padi meluncurkan debut albumnya berjudul Lain Dunia, yang sukses mengusung empat hits yaitu Sudahlah…!! Seperti Kekasihku, Begitu Indah dan Mahadewi. Secara pelan namun pasti, penjualan album ini terus merangkak naik hingga kini sudah menembus angka penjualan lebih dari 800.000 kopi dan masih menjadi airplay dimana-mana hampir dua tahun setelah dirilis.
Album ke dua PADI yang berjudul Sesuatu yang Tertunda dirilis awal bulan Juli 2001. Album ini terjual lebih dari 500,000 keping dalam waktu kurang dari sebulan! Dan sekarang telah menembus angka penjualan 900.000 keping.
Pada Piala Dunia 2002 di Korea Selatan dan Jepang, PADI ikut menyumbangkan sebuah lagu berjudul Work of Heaven dalam album Official Music World Cup 2002. Album ini merupakan kompilasi dari beberapa musisi dunia dari berbagai perusahaan rekaman yang berbeda.